Tape Ketan Hitam Khas Wisata Pacet

Tape Ketan Hitam Khas Wisata Pacet


Outbound Pacet | Menikmati semangkuk kecil tape ketan hitam, di tempat wisata pegunungan ternyata bisa mengusir hawa dingin yang menusuk hingga ke tulang, makanya tidak heran di daerah Wisata Pacet Mojokerto Jawa Timur, banyak penjual tape ketan ireng di pinggir jalan.

Di kawasan wisata air panas di Pacet memang selalu dipadati masyarakat, khususnya hari libur atau akhir pekan. Mereka tidak hanya datang dari wilayah lokal Mojokerto tapi beberapa daerah sekitar.

Mereka bisa datang kapan saja, bisa pagi, siang ataupun malam sekalian, terutama di pemandian air panas Padusan Pacet karena memang buka nonstop, dan pengunjungnya juga banyak, karena mereka ingin berendam di kolam air panas yang diyakini bisa menyembuhkan berbagai penyakit kulit dan mengusir rasa pegal.


Tape Ketan Hitam Khas Wisata Pacet


Dan disepanjang jalan banyak penjual tape ketan hitam atau ketan ireng ini biasa dijual oleh bapak-bapak sambil membawa pikulan, jumlah mereka bisa lebih dari 10 orang. Harga permangkuknya juga tidak mahal, hanya sekitar Rp 5.000 saja.

Salah seorang penjual tape ketan ireng bernama Sidik (65) warga wargunung pacet, dia mengaku sejak tahun 1972 sudah berjualan Tape Ketan Ireng.

“Saya sudah lebih dari 40 an tahun berjualan tape ketan ireng. Dulu sebelum menetap di pacet, saya berkeliling naik sepada pancel berjualan tape ketan ireng ini, sampai akhirnya tahun 1980 saya menetap di pacet, dulu dari rumah saya bawa naik sepada pancal, atau jalan kaki tapi sekrang saya naik sepeda motor”. Kata Sidik saat ditemui di tempat wisata Padusan Pacet.

Sidik mengaku penghasilannya berjualan tape ketan ireng cukup lumayan, kalau hari biasa bisa mendapat Rp 75.000 tapi kalau akhir pekan bisa 2X lipat bahkan lebih. Lumayan pengahsilannya itu untuk mencukupi kebutahan sehari-hari, bahkan mneyekolahkan ananknya hingga lulus sarjana bahkan sekarang mejadi seorang Guru.


Tape Ketan Hitam Khas Wisata Pacet


Ya Alhamudulilah penghasilan berjualan tape ketan ireng bisa menyekolahkan anak hingga kuliah dan sekarang lulus terus menjadi guru SD, tapi saya tetap berjualan tape ketan ireng, ya selagi kuat saya akan tetap berjualan” itu dikatakan pak Sidik sambil tertawa senang.

Tapi dia mengaku berjualan tape ketan ireng tidak seramai dulu, karena sekarang banyak saingan, terutama penjualan makan dan minuman lain dan banyaknya warung-warung yang bermunculan. Kalau penjual tape ireng di pacet ada semacam perkumpulan dan yang terdaftar resmi ada 10 orang.

Tape ketan ireng banyak disuka karena disamping harganya tidak mahal, tape ketan ireng ini bisa menghangatkan badan, karena cara penyajiannya di campur dengan Badek atau air sari tape ketan ireng. Makanya tape ketan ireng banyak diminati pengunjung untuk mengusur hawa dingin daerah pegunungan.
Previous Post Next Post

نموذج الاتصال